6 Tips Persiapan Traveling ke China ala Cetta, Anti Nyasar!

ilustrasi seseorang yang menerapkan tips persiapan traveling ke China|traveling ke China|gambar tembok china
Daftar Isi

Artikel ini membahas panduan krusial persiapan traveling ke China agar kamu terhindar dari kendala komunikasi dan teknologi yang sering membuat turis bingung. 

Tanpa persiapan matang, liburan impianmu berisiko menjadi pengalaman yang membuat stres akibat sulitnya berinteraksi dengan penduduk lokal.

Jangan biarkan kendala bahasa dan aturan teknis menghalangi petualanganmu di Negeri Tirai Bambu pada tahun 2026 ini.

Cetta memberikan solusi praktis lewat tips dari tutor berpengalaman agar perjalananmu berjalan lancar dan berkesan.

Banner Ajakan Belajar Bahasa Mandarin di Cetta Mandarin

Pengalaman Laoshi Eka traveling ke China

Laoshi Eka bercerita kalau ia pernah mengunjungi China beberapa kali. Ia bahkan pernah bolak-balik dari Indonesia ke China dalam waktu satu tahun saja.

Laoshi mengunjungi empat lokasi berbeda mulai dari urusan pekerjaan hingga sekadar liburan santai. Tempat-tempat tersebut meliputi Guangzhou, Xiamen, Xianggang, dan Beijing.

Beijing sebagai ibukota China diakui sangat besar namun memiliki tingkat polusi yang cukup tinggi. Menariknya, Guangzhou justru terasa jauh lebih bersih dibandingkan Beijing.

Destinasi menarik di China untuk dikunjungi

Laoshi Eka menjelaskan kalau China itu cukup direkomendasikan untuk dikunjungi tergantung dengan tujuanmu ke sana. Merangkum dari penjelasannya, dibagi menjadi untuk urusan bisnis, belanja, jalan-jalan, dan wisata sejarah.

Urusan bisnis, seputar impor dan ekspor barang, China sangat direkomendasikan untuk kamu yang ingin mencari barang-barang. Lokasi yang Laoshi rekomendasikan adalah Kota Yiwu di dekat Shanghai sebagai pusat impor dunia.

Soal urusan fashion, Laoshi menyebut Guangzhou bisa dijadikan pilihan karena kota tersebut adalah pusat impor pakaian.

“Tetapi ingat ya, di China itu barangnya nggak asli, KW Super, jadi harus tahu juga,” Laoshi Eka mengingatkan.

Untuk yang ingin jalan-jalan ke alam seperti pegunungan, bisa pergi ke Guilin di provinsi Guangxi, dekat Vietnam. Kamu juga bisa ke salah satu gunung terbesar di China, yaitu Huangshan (Gunung Huang) di Anhui.

Kalau kamu tertarik dengan agama Buddha, bisa ke daerah Xinjiang di daerah Tibet. Kota-kota besar yang bisa dikunjungi bisa ke Guangzhou, Xiamen (kota untuk pelajar), dan Shanghai.

Ingin pergi ke tempat bersejarah? Kamu bisa coba main-main ke Tiananmen Square, The Forbidden City, Yiheyuan (The Summer Palace), dan Tiantan (Temple of Heaven).

“Saya pernah ke sana, tempatnya bagus, cukup menarik, kalau misalkan kalian suka sejarah-sejarah China bisa datang ke situ,” ujar Laoshi Eka.

Kamu bisa mengunjungi Tiananmen Square, The Forbidden City, atau merencanakan jadwal saat festival China paling meriah berlangsung. 

6 Tips traveling ke China untuk pemula

Tertarik nih pergi ke China? Simak 6 tips berikut khususnya untuk kamu yang baru pertama kali ingin mengunjungi China.

1. Jangan pergi sendiri jika Belum Bisa Bahasa Mandarin

“Paling tidak ajak temanmu, atau kamu les dulu bahasa Mandarin percakapan dasar,” usul Laoshi Eka.

Kalau kamu tidak bisa bahasa Mandarin dan sendirian, nanti di sana akan kerepotan sendiri. Paling tidak ajaklah teman, atau kamu bisa mempelajari kosakata Mandarin untuk travelling terlebih dahulu. 

Segala kegiatan seperti pesan makan, membeli sesuatu, hidup di sana itu membutuhkan bahasa Mandarin karena orang China 95% tidak bisa bahasa Inggris.

2. Siapkan VPN (Virtual Private Network)

Gunanya VPN adalah untuk membuka aplikasi yang biasa kita pakai seperti WhatsApp, Google, dan Instagram.
Laoshi menjelaskan kalau ternyata di China, aplikasi tersebut diblokir.

Kalau ingin praktis dan tidak install VPN, kamu bisa pakai aplikasi WeChat (pengganti WhatsApp), Youku (pengganti YouTube), dan Weibo (sejenis Facebook).

3. Urus VISA

“Jangan lupa. Penting ini untuk urus VISA di kedutaan China di Jakarta Selatan,” tegas Laoshi Eka.

China bukan negara bebas VISA yang bisa dikunjungi kapanpun, jadi perlu mengurus VISA.

Untuk persyaratannya kamu bisa cek di https://bio.visaforchina.org/JKT2_EN/.

Foto perlu diperhatikan karena kalau salah, VISA bisa ditolak.

4. Perhatikan pelafalan

Di China, kalau pelafalan dan nada salah, orang tidak akan mengerti dan kamu akan bingung berkomunikasi dengan orang di sana.

Siapkan PLECO atau You dao fan yi (Youdau translator).
“Jangan pakai Google, nggak recommended,” ujarnya.

Kamus-kamus tersebut bisa menolong kalau terpepet, ketika sendirian dan ingin berbicara dengan orang sana namun terkendala bahasa.

5. Kenali budaya orang China

Saat berkunjung ke China jangan banyak-banyak membawa uang tunai (cash) karena sekarang di sana itu budayanya cashless.

Ditambah lagi, China juga ternyata rawan dengan kasus pencurian, Laoshi Eka menghimbau lebih baik untuk menggunakan kartu pembayaran saja.

6. Persiapkan fisik dan mental sebelum bepergian

Yang satu ini juga tidak kalah pentingnya loh, Cetz! Karena saat kamu akan bepergian terutama ke negeri orang, apalagi jauh dari Indonesia, sebaiknya menjaga fisik agar tidak gampang jatuh sakit. Dan juga mantapkan hati sehingga selama disana kamu akan terhindar dari stress.

Ingat kembali tujuan awal ke China untuk apa, serta buat list kegiatan atau hal-hal yang ingin dilakukan selama disana untuk memperlancar setiap aktifitas. 

Demikianlah 6 tips persiapan traveling ke China ala Cetta bersama dengan Eka Laoshi. Gimana Cetz? Sudah siap untuk pergi ke negara China?

Banner Ajakan Belajar Bahasa Mandarin di Cetta Mandarin

Jago Bahasa Mandarin Bareng Cetta Sebelum Terbang ke China!

Mengandalkan bahasa Inggris di China hanya akan membuatmu menemui jalan buntu saat ingin memesan makanan atau mencari arah jalan. Tanpa penguasaan bahasa yang tepat, interaksi harianmu di Tiongkok akan terasa sangat melelahkan.

Jangan biarkan kendala bahasa merusak momen liburan impianmu yang sudah direncanakan jauh-jauh hari. Segera bergabung di kelas Mandarin Chuji Shang Regular Cetta Online Class untuk persiapan matang:

  • Kelas Chuji Shang (初级上): Belajar dasar HSK 1 yang dirancang khusus untuk pemula yang ingin belajar Mandarin dari nol.
  • Kebutuhan Sehari-hari: Materi difokuskan pada percakapan praktis yang membantu aktivitasmu selama berada di China.
  • Tutor Berpengalaman: Belajar langsung dari tutor yang pernah tinggal di Tiongkok untuk mendapatkan pengalaman ala native speaker.

Segera hubungi admin Cetta untuk konsultasi gratis guna mengecek level kemampuan bahasa Mandarin kamu sekarang juga! Masukkan kode promo BACACETTASUPDATES saat mendaftar untuk mendapatkan diskon 10% khusus buat kamu.

Daftar Isi
Artikel Terbaru
Tata Bahasa Mandarin tentang jika-maka
Tata Bahasa HSK 3: Pengunaan 如果…就…

Dalam bahasa Mandarin, pola 如果……就…… digunakan untuk menyatakan…

Kosakata Bahasa Mandarin tentang mendengarkan musik
Kosakata HSK 3: Mendengarkan Musik

Banyak orang suka mendengarkan musik menggunakan ponsel. Musik…

juede dan renwei
Tata Bahasa HSK 3: Penggunaan 觉得 dan 认为

Dalam bahasa Mandarin, 认为 dan 觉得 sama-sama berarti…