Testimoni

Testimoni Mariske Regina
icon

Dalam 2 bulan belajar Intensive Class di Cetta Mandarin, skill Mandarinku mengalami peningkatan. Awalnya, aku pusing karena setiap ada yang berkomunikasi dalam Mandarin, aku harus pakai Google Translate, tapi sekarang aku lebih bisa baca Hanzi dan mendengar 中国人 ngomong. Aku juga berencana untuk melanjutkan S2 di China.

Menurutku les di Cetta Mandarin harganya terjangkau, 老师们 juga lulusan universitas China, kelasnya interaktif dan ada record belajar di kelas. Di Cetta juga bisa tanya ke 老师 24/7, jadi nilai plus banget buatku.

我很喜欢在Cetta Mandarin学习汉语。谢谢老师们!

Mariske Regina
Karyawan
Testimoni Meissy
icon

2 bulan ikut les online di Cetta, aku jadi lebih pede ngomong Mandarin ke native speaker, tau banyak kosakata, dan banyak peningkatan lainnya 🙂

Awalnya aku agak skeptis karena belum pernah les online, tapi setelah ikut kelas Cetta Mandarin, ternyata asik juga! Laoshinya sabar banget dan suasana belajarnya nyaman gak bikin tertekan, gak bosenin juga.

Bakal lanjut terus sampai HSK 5 biar bisa kayak laoshinya hehehe. Sukses selalu Cetta Mandarin!

Meissy
Karyawan
Testimoni Evelyn
icon

Terbantu banget semenjak join Cetta Mandarin. Aku berkuliah di salah satu Universitas bergengsi di Batam yang kebanyakan mahasiswanya bisa ngomong Mandarin. Berkat ikut les di Cetta, aku akhirnya bisa mengerti apa yang mereka obrolkan.

Mulai dari 0, aku gak pernah terbayang bisa sampai di titik ini. Menurutku Mandarin susah sekali. Namun berkat semangatku dan juga bantuan Cetta (laoshi dan sistem ajarnya yg seru banget), sekarang aku mulai lebih terbiasa memahami obrolan Mandarin, termasuk di drachin juga.

Semoga kesempatanku untuk berkarir semakin luas!

Evelyn
Mahasiswa
Testimoni Reza
icon

Sebagai seorang pekerja di restoran China, sudah biasa bertemu dengan atasan atau tamu yang berasal dari China. Dulu kalau ada yang berbicara dengan Bahasa Mandarin, aku gak ngerti. Sekarang setelah belajar bareng temen2 di Cetta aku sudah lebih bisa Mandarin, sehingga di pekerjaan aku jadi lebih diapresiasi, karena mereka melihat juga usaha kita buat belajar.

Menurutku kalau mau belajar sesuatu, kita harus suka dulu, baru bisa makin konsisten. Aku les Mandarin juga dari 0, tapi sedikit demi sedikit lama-lama pasti bisa juga.

Reza
Karyawan
Testimoni Hernisa
icon

Dulu kantorku bekerja sama dengan orang China dan komunikasinya full pakai Mandarin. Setiap perlu berkomunikasi, rasanya deg deg-an banget, takut salah kata dan miskomunikasi.

Setelah aku belajar 1 tahun di Cetta Mandarin, aku sudah lebih pede mengobrol langsung dengan orang China pakai Mandarin, kerjaanku di perusahaan China juga makin lancar.

Di Cetta Mandarin, aku gak cuma belajar kosakata saja, metode belajarnya juga fun, interaktif dan laoshinya sangat berpengalaman.

Hernisa
Karyawan Swasta
Testimoni Tegar
icon

Aku baru mulai berkuliah di Taiwan, tapi berkat belajar di Cetta, aku jadi lebih mudah memahami orang Taiwan berbicara karena terbiasa di les. Laoshi terkadang berbicara Mandarin, 讓我們越來越習慣說中文、聽中文.

Bulan Desember tahun lalu, aku juga sempat mengikuti Winter Camp Taiwan. Saat itu, karena aku lebih fasih berbahasa Mandarin dibanding yang lainnya, aku pun ditunjuk sebagai penerjemah untuk membantu interaksi antara laoshi dan murid. Aku selalu semangat untuk on time saat mengikuti les Cetta dan selalu hadir supaya Mandarinku semakin 進步

Tegar
Mahasiswa
Testimoni Martin Sylvester
icon

Aku terbiasa bertemu & bekerja langsung dengan pekerja asal China. Setelah les Mandarin selama 1 tahun lebih, sekarang aku berani untuk berbicara langsung dengan penutur aslinya. Bahkan aku berteman dan sering nongkrong bareng rekan-rekan kerjaku yang asli dari negara China.

Teman-temanku juga merekomendasikanku untuk pergi berlibur ke China dan mempraktekkan langsung Mandarinku. Kini aku sudah semakin pede untuk berbicara dengan Bahasa Mandarin dan akan segera berlibur ke kota Chengdu provinsi Sichuan.

Martin Sylvester
Karyawan
Testimoni Dienny Redha Rahmani
icon

Kuliah ke China tanpa Mandarin ternyata sangat sulit. Berkat Cetta, aku makin pede bicara sama warga lokal.

Aku dapat beasiswa S3 di China untuk kelas internasional dengan pengantar Bahasa Inggris, tapi kenyataannya, kehidupan kampus dan sosial full Mandarin. Di kampus ada kelas Mandarin dengan pengantar Inggris, tetapi belajar dengan cara ini tidak mudah karena harus 2x belajar (Inggris -> Indonesia -> Mandarin).

Sejak join kelas Cetta sampai HSK 2, belajar Mandarin jadi lebih fun dan mudah dipahami karena Laoshi-nya ngajarnya asik, makin lancar ngobrol Mandarinnya!

Dienny Redha Rahmani
Dosen
Testimoni Rachma Anggita
icon

Setelah 3 bulan belajar di kelas 初级 Conversation Cetta Mandarin, aku merasa skill speaking-ku meningkat. Aku sempat dites interview dengan Mandarin di perusahaan asing dan berhasil lolos interview!

Selama kelas, menurutku sangat fun. Laoshi nya juga humble banget dan cara mengajarnya sangat mudah dipahami. Mau nanya apapun pasti dijawab🫶🏻. Sangat helpful! Ada program-program di luar kelas utama yang juga sangat menarik.

Aku mau ambil kelas berikutnya sampai makin fluent😆! Thank you Cetta for making studying Chinese enjoyable. 很高兴认识你🌻

Rachma Anggita
Karyawan
Testimoni Lindiana
icon

Sebagai guest service di akuarium, dengan berbahasa Mandarin, aku bisa menjelaskan tentang satwa dan mempromosikan merchandise ke pengunjung/turis dari China.

Sejak join kursus Cetta selama 6 bulan, aku jadi punya teman dan laoshi untuk praktek ngobrol dan memperlancar Bahasa Mandarinku 听说读写都OK了.

Sekarang aku kerja di perusahaan exportir ikan hias yang punya banyak klien asal China. Dikarenakan atasanku tidak paham Bahasa Mandarin, jadi aku dipercaya menjadi penerjemah dalam hubungan bisnis mereka.

Lindiana
Aquarist

Giliran Anda Mencetak Kisah Sukses Berikutnya

Pilih kelas Anda sekarang dan rasakan pengalaman belajar yang interaktif bersama laoshi pilihan kami

bg