Kelas Mandarin yang berisi 4-10 peserta dengan frekuensi minimal 4x seminggu.
Awali perjalanan Bahasa Mandarinmu! Belajar HSK 1. Kelas intensif yang cocok buat pemula yang ingin belajar Mandarin untuk kebutuhan sehari-hari, mulai dari 0.
Belajar HSK 1-3 dalam 3 bulan secara intensif. Cocok untuk pemula yang ingin lebih cepat mempelajari Mandarin mulai dari pinyin, tips membaca hanzi, hinggal kosakata sederhana untuk komunikasi sehari-hari
Belajar HSK 2. Kelas intensif yang cocok untuk kamu yang cukup familiar dengan percakapan sehari-hari dalam Mandarin, bisa membaca hanzi sederhana tanpa pinyin termasuk 日期、时间.
Belajar HSK 3. Kelas intensif yang cocok untuk kamu yang sudah cukup familiar membaca hanzi tanpa pinyin dan memahami dasar-dasar Bahasa Mandarin serta ingin memperdalamnya.
Belajar HSK 4. Kelas super intensif yang cocok buat kamu yang cukup familiar untuk berkomunikasi sehari-hari dalam Bahasa Mandarin. Perbanyak penguasaan kosakata untuk kebutuhan komunikasi.
Kami menggabungkan game, lagu, cerita, dan aktivitas seru untuk membuat belajar secara alami.
Alih-alih menghafal, Anda diajak berpartisipasi aktif melalui latihan praktis, role play, dan aktivitas yang relevan
Konten belajar dibuat sesuai perkembangan, sehingga materi terasa dekat dan mudah dipahami.
Dalam 2 bulan belajar Intensive Class di Cetta Mandarin, skill Mandarinku mengalami peningkatan. Awalnya, aku pusing karena setiap ada yang berkomunikasi dalam Mandarin, aku harus pakai Google Translate, tapi sekarang aku lebih bisa baca Hanzi dan mendengar 中国人 ngomong. Aku juga berencana untuk melanjutkan S2 di China.
Menurutku les di Cetta Mandarin harganya terjangkau, 老师们 juga lulusan universitas China, kelasnya interaktif dan ada record belajar di kelas. Di Cetta juga bisa tanya ke 老师 24/7, jadi nilai plus banget buatku.
我很喜欢在Cetta Mandarin学习汉语。谢谢老师们!
2 bulan ikut les online di Cetta, aku jadi lebih pede ngomong Mandarin ke native speaker, tau banyak kosakata, dan banyak peningkatan lainnya 🙂
Awalnya aku agak skeptis karena belum pernah les online, tapi setelah ikut kelas Cetta Mandarin, ternyata asik juga! Laoshinya sabar banget dan suasana belajarnya nyaman gak bikin tertekan, gak bosenin juga.
Bakal lanjut terus sampai HSK 5 biar bisa kayak laoshinya hehehe. Sukses selalu Cetta Mandarin!
Terbantu banget semenjak join Cetta Mandarin. Aku berkuliah di salah satu Universitas bergengsi di Batam yang kebanyakan mahasiswanya bisa ngomong Mandarin. Berkat ikut les di Cetta, aku akhirnya bisa mengerti apa yang mereka obrolkan.
Mulai dari 0, aku gak pernah terbayang bisa sampai di titik ini. Menurutku Mandarin susah sekali. Namun berkat semangatku dan juga bantuan Cetta (laoshi dan sistem ajarnya yg seru banget), sekarang aku mulai lebih terbiasa memahami obrolan Mandarin, termasuk di drachin juga.
Semoga kesempatanku untuk berkarir semakin luas!
Sebagai seorang pekerja di restoran China, sudah biasa bertemu dengan atasan atau tamu yang berasal dari China. Dulu kalau ada yang berbicara dengan Bahasa Mandarin, aku gak ngerti. Sekarang setelah belajar bareng temen2 di Cetta aku sudah lebih bisa Mandarin, sehingga di pekerjaan aku jadi lebih diapresiasi, karena mereka melihat juga usaha kita buat belajar.
Menurutku kalau mau belajar sesuatu, kita harus suka dulu, baru bisa makin konsisten. Aku les Mandarin juga dari 0, tapi sedikit demi sedikit lama-lama pasti bisa juga.
Dulu kantorku bekerja sama dengan orang China dan komunikasinya full pakai Mandarin. Setiap perlu berkomunikasi, rasanya deg deg-an banget, takut salah kata dan miskomunikasi.
Setelah aku belajar 1 tahun di Cetta Mandarin, aku sudah lebih pede mengobrol langsung dengan orang China pakai Mandarin, kerjaanku di perusahaan China juga makin lancar.
Di Cetta Mandarin, aku gak cuma belajar kosakata saja, metode belajarnya juga fun, interaktif dan laoshinya sangat berpengalaman.
Aku baru mulai berkuliah di Taiwan, tapi berkat belajar di Cetta, aku jadi lebih mudah memahami orang Taiwan berbicara karena terbiasa di les. Laoshi terkadang berbicara Mandarin, 讓我們越來越習慣說中文、聽中文.
Bulan Desember tahun lalu, aku juga sempat mengikuti Winter Camp Taiwan. Saat itu, karena aku lebih fasih berbahasa Mandarin dibanding yang lainnya, aku pun ditunjuk sebagai penerjemah untuk membantu interaksi antara laoshi dan murid. Aku selalu semangat untuk on time saat mengikuti les Cetta dan selalu hadir supaya Mandarinku semakin 進步
Jangan menebak-nebak. Konsultasikan kebutuhan belajar Anda secara gratis dengan tim ahli kami